Dekai, 17 Agustus 2018
Dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Yahukimo turut melaksanakan Upacara Bendera di lapangan Kantor Bupati Baru.
Introduksi Petugas Upacara Pengibaran Bendera pagi tadi :
1. Inspektur Upacara, Bapak Bupati Kab.Yahukimo Abock Busup, MA
2. Komandan Upacara, Ibdu Apdjan Jalal, SH
3. Perwira Upacara, Komisaris Polisi Sukino, SH
4. Komandan Paskibraka, Serda Jois Arwam
5. Komandan Pasukan 8 (pembawa bendera), Mesak Heluka, lahir di Amuma pada tanggal 08 Mei tahun 2000
6. Penarik Bendera, Mozcad Zaenal Mustofa, Lahir di Jombang pada tanggal 18 April tahun 2000
7. Pembentang Bendera, Muhammad Fajar Riswan, lahir di Makassar pada tanggal 02 mei tahun 2000
8. Pembawa Baki, Ance Kobak, lahir di kwelena pada tanggal 07 maret tahun 2002
Upacara pagi tadi yang berlangsung di lapangan kantor Bupati baru dimulai tepat pukul 09:45 WIT, yang dihadiri oleh; TNI AD, Brimob, Polri, Satpol PP, Satgas Yahukimo Bangkit, Korpri, Pramuka, SMA/K, SMP dan SD. Serta seluruh Muspida Kab. Yahukimo.
Sekaligus dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera yang dilaksanakan sore tadi jam 16:20 WIT, lalu dilanjutkan dengan Persepsi Kenegaraan Pukul 07:12 WIT malam tadi. Pada kegiatan persepsi Kenegaraan yang berlangsung di Aula Kediaman Bupati, dalam sambutannya Bapak Bupati Kab.Yahukimo mengatakan HUT Kemerdekaan RI adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga masyarakat yang berbangsa, berdaulat dan bernegara tanpa terkecuali.
Beliau juga menyampaikan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2018 ini mendapat antusias dari warga masyarakat Kab. Yahukimo 70%. Kenapa? Karena kita tau kebiasaan atau tradisi yang selalu dilakukan tiap tahun adalah; Pemerintah yang menyiapkan dana sekaligus pemerintah juga yang membentuk panitia penyelenggara HUT Kemerdekaan RI tapi untuk tahun ini kami tidak menyiapkan Anggaran Pendapatan Daerah untuk penyelenggaraan HUT tahun 2018. 17 Agustus adalah hari kemerdekaan bangsa indonesia maka semua masyarakat turut serta berpartisipasi untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan. Kar'na selama ini kesan masyarakat bahwa HUT Kemerdekaan RI itu punya Pemerintah atau mereka yang berNIP saja. Tetapi tahun ini kita mencoba mengubah menset atau pola pikir warga masyarakat dengan cara melibatkan semua warga masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, TNI, Polri dan Kepala Suku yang berada di Kabupaten ini.
Sehingga dalam HUT Kemerdekaan RI tahun ini, kita bisa melihat bagaimana antusias dari warga masyarakat, yang mau menyumbang baleho, bendera, ubul-ubul serta panggung yang dibuat dengan antusias masyarakat sendiri, dengan begitulah warga masyarakat bisa menghargai pejuang proklamator Bangsa Indonesia yg telah gugur, kesadaran dan antusias warga masyarakat Yahukimo sangat luar biasa di tahun 2018 ini, terlepas tanpa ada faktor paksaan dari pihak manapun. (Abock Busup)
Puji Tuhan ini merupakan tahun pertama yang kita laksanakan tapi cukup bagus kar'na warga masyarakat juga turut mengambil bagian dalam beberapa kegiatan seperti Karnaval dan Jalan Santai serta beberapa lomba seperti Tarik Tambang, Lomba Catur dan Bulu Tangkis dan beberapa pertunjukan tari yang dibawakan dari anak-anak SD Negeri Dekai.
Kami berharap HUT Kemerdekaan RI Tahun depan bisa lebih meriah dari tahun ini, mengapa demikian?, sebab dimana selama ini Pemerintah yang menyiapkan anggaran dan Pemerintah juga yang menjadi panitia serta menyelenggarakan HUT Kemerdekaan RI tapi tahun ini kami mencoba memberikan ruang kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi bersama kami Pemerintah.
Sehingga Kegiatan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2018 dapat berjalan dengan kondusif lancar. Dan kami harap tahun 2019 lebih meriah lagi dari sekarang. (Abock Busup)
______(summithuntsmanpapua)*

Tidak ada komentar:
Write komentar