Selasa, 11 Desember 2018
( Perayaan NATAL & HUT Kab. Yahukimo Tahun 2018 )
HUT Kabupaten Yahukimo Yang ke 16, Pemerintah Kabupaten
Yahukimo Siang tadi Mengadakan Ibadah Natal PEMDA dengan sorotan Tema "Yesus
Membawa Damai" (Lukas 2:10) di Lapangan Kantor Bupati Baru Siang Tadi.
(Selasa,
11 Desember 2018)
Yang dihadiri oleh Bapak Bupati Kabupaten Yahukimo, Kapolres Kab.
Yahukimo, Kodim Penghubung Kab. Yahukimo, Ketua PGGY Kab. Yahukimo, Ketua
Sinode Gereja Kemah Injil KINGMI Papua, Ketua DPRD Kab. Yahukimo, Tokoh Gereja,
Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Setiap Kepala Dinas Serta Seluruh Masyarakat
Kabupaten Yahukimo PNS dan Non PNS.
( Dr. Beny Giay)
Siang
tadi kita dikuatkan oleh Sabda Tuhan yang disampaikan oleh Dr. Beny Giay. Sebelum
Giay menyampaikan Sabda Tuhan, Ia menyampaikan terimakasih kepada para perintis
Gereja-Gereja dalam hal ini Gereja GIDI, KINGMI, dan beberapa Gereja-Gereja
lain sehingga Kabupaten Yahukimo ini bisa ada.
Sabda
Tuhan yang datang siang tadi terambil dari Kitab Mazmur 126:4 “Pulihkanlah
Keadaan Kami ya Tuhan”.
Dalam khotbahnya Giay menyampaikan Apa arti Pemulihan
dan Apa arti membawa damai..?, membawa damai dan pemulihan itu kita saling
menyapa dan saling menganggap penting setiap orang yang kami jumpai setiap saat dan
dimanapun itu. Bukan emosi, kekerasan dan bukan mengirim operasi militer ke
Kabupaten Nduga untuk mengacaubalaukan bulan suci Natal ini.
Giay
juga menambahkan setiap tindakan dan hal-hal yang sedang kita lakukan saat ini
semua ada di depan mata Tuhan. Tuhan mau kita saling menghargai, saling membuka
diri dan saling melayani. Kalo realita kehidupan kita tidak begitu
dimasyarakat, gereja dan antara pemimpin dan bawahan. Pesan Tuhan ini sangat
Pas buat kita mari kita berdamai, mari kita kembali ke rumah-NYA. Tegasnya.
Giay
juga mengajak seluruh masyarakat Yahukimo mulai dari tanggal 11 desember 2018 siang
ini hingga ke tanggal 01 januari 2019 mari kita mulai dengan mengoreksi diri
kita, apakah kita sudah menjadi anugerah di tanah Papua...?, atau Sudakah saya
menyenangkan hati Tuhan...?, mulai saat ini semua lembaga maupun pribadi kita harus
menjadi mata Tuhan, kita harus menjadi mulut Tuhan dan melalui sikap dan
perilaku kita. Setelah kita tinggalkan ini tanah Papua akan bersinar melalui
karya kita mulai dari Yahukimo, mulai dari jemaat-jemaat kita, mulai dari
keluarga-keluarga kita dan ke seluruh masyarakat kita. Ujar Dr. Beny Giay (11-12/2018)
Ketua
PGGY (Pdt. Atias Matuan, S.Th) dalam kesan dan pesan Natal menyampaikan kami
masyarakat Kabupaten Yahukimo harus saling membina kesatuan dan persatuan,
Gereja merupakan mitra kerja Pemerintah oleh sebab itu Gereja harus selalu
mendukung Program Pemerintah dan saling mendukung, Matuan juga menyampaikan
banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo yang telah memberikan
kepercayaan kepada Gereja-Gereja untuk menjadi Panitia HUT dan Natal Kabupaten
2018 tahun ini. Gejolak demi gejolak yang terjadi di Kabupaten Yahukimo ini adalah ulah si iblis yang mau mengacau balaukan kami umat-umat Tuhan. sehingga kemarin kami
sudah melakukan pernyataan sikap, penyelesaian masalah dan perdamaian. Oleh
sebab itu mulai saat ini suku Hubla Ngalik dan Kimyal tidak ada permusuhan
diantara kita yang ada adalah persatuan dan kesatuan di dalam Kristus Yesus.
Matuan
juga menegaskan kejadian yang telah terjadi beberapa bulan yang lalu adalah
musibah dan murni musibah jangan ada kebencian dan petak-petak batas wilayah
diantara kita biarlah di bulan yang penuh damai ini kita membina keharmonisan.
Setelah diwawancarai Dr. Benny Giay
menyampaikan kepada beberapa media, di moment yang penuh keharmonisan di bulan
Natal ini biarlah seluruh masyarakat Kabupaten Yahukimo pribumi maupun non
pribumi serta dengan begitu banyaknya suku, adat istiadat dan budaya itu tidak
menjadi tembok penghalang untuk memisahkan dan membeda-bedakan kita tapi dengan
perbedaan ini kita disatukan di dalam Kristus Yesus Yang Telah menjadi manusia
dan lahir di setiap hati kita masing-masing untuk menuju tahun 2019 yang lebih
baik. tegasnya (Dr. Beny Giay)
_______SummitHuntsmanPapua***



Tidak ada komentar:
Write komentar